BALQIS MAYSAN FARRAHIN, NPM. 2210070140009 (2025) PENGARUH VARIASI REKONSTRUKSI INCREMENT PADA CT-SCAN TRAUMA KEPALA TERHADAP CONTRAST TO NOISE RATIO (CNR) DI INSTALASI RADIOLOGI RSUD.PROF.DR.M.A HANAFIAH, SM BATUSANGKAR. Other thesis, UNIVERSITAS BAITURRAHMAH.
BALQIS MAYSAN FARRAHIN A.MD.KES.RAD.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
BALQIS MAYSAN FARRAHIN A.MD.KES.RAD-16-22.pdf - Published Version
Download (85kB)
BALQIS MAYSAN FARRAHIN A.MD.KES.RAD-23-48.pdf - Published Version
Download (343kB)
BALQIS MAYSAN FARRAHIN A.MD.KES.RAD-49-58.pdf - Published Version
Download (178kB)
BALQIS MAYSAN FARRAHIN A.MD.KES.RAD-59-68.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (492kB)
BALQIS MAYSAN FARRAHIN A.MD.KES.RAD-69.pdf - Published Version
Download (26kB)
BALQIS MAYSAN FARRAHIN A.MD.KES.RAD-70-71.pdf - Published Version
Download (115kB)
Abstract
Computed Tomography (CT) merupakan modalitas penting dalam
penegakan diagnosis trauma kepala karena mampu menghasilkan citra penampang
tubuh secara detail. Kualitas citra, khususnya Contrast to Noise Ratio (CNR),
berperan penting dalam ketepatan diagnosis. Penelitian terdahulu menunjukkan
bahwa increment rekonstruksi 0,7 mm cenderung menghasilkan CNR lebih tinggi
dibandingkan increment 1 mm. Namun, di Instalasi Radiologi RSUD Prof. Dr.
M.A Hanafiah, SM Batusangkar, penggunaan increment 1 mm masih menjadi
standar, sehingga diperlukan evaluasi terhadap variasi increment yang lebih
optimal.
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi rekonstruksi
increment (0,7 mm dan 1 mm) terhadap nilai CNR pada pemeriksaan CT-Scan
trauma kepala serta menentukan increment yang paling optimal. Metode yang
digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimental. Data
sekunder diperoleh dari lima pasien trauma kepala. Nilai CNR dihitung
menggunakan Radiant Viewer, kemudian dianalisis dengan uji normalitas
Shapiro-Wilk dan uji Independent T-Test.
Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai CNR increment 0,7 mm sebesar
304,52, lebih tinggi dibandingkan increment 1 mm sebesar 288,51. Namun, hasil
uji T-Test menunjukkan tidak terdapat perbedaan bermakna (p > 0,05).
Kesimpulannya, kedua variasi increment menghasilkan kualitas citra yang
sebanding, meskipun increment 0,7 mm lebih optimal dalam meningkatkan CNR
dan mendukung kejelasan diagnostik.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | CT-Scan, trauma kepala, rekonstruksi increment, kualitas citra, CNR |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Vokasi > Program Studi Radiologi |
| Depositing User: | Muqtadirurrijal Muqta |
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 04:19 |
| Last Modified: | 21 Jul 2026 04:19 |
| URI: | http://repository.unbrah.ac.id/id/eprint/2395 |
