NUR SRI ARLI, NPM : 2210070100161 (2026) GAMBARAN HISTOPATOLOGI SEL β PANKREAS SETELAH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN MANUKAN (Rhinacanthus nasutus (L.)Kurz) PADA MENCIT (Musmusculus) DIABETES. Other thesis, UNIVERSITAS BAITURRAHMAH PADANG.
SKRIPSI_SRI FIXX. (1)-1-1-47.pdf
Download (1MB)
SKRIPSI_SRI FIXX. (1)-1-48-54.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (791kB)
SKRIPSI_SRI FIXX. (1)-1-55-80.pdf
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang : Diabetes melitus merupakan gangguan metabolik kronik yang
ditandai oleh hiperglikemia akibat gangguan produksi dan kerja insulin, yang
berkaitan erat dengan kerusakan sel β pankreas pada pulau Langerhans.
Kerusakan histologis pankreas berperan penting dalam progresivitas diabetes dan
timbulnya komplikasi. Upaya perlindungan serta regenerasi sel β pankreas
menjadi fokus utama dalam pengembangan terapi alternatif, termasuk
pemanfaatan bahan alam. Ekstrak daun manukan (Rhinacanthus nasutus (L.)
Kurz) diketahui memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasi yang berpotensi
memberikan efek protektif terhadap jaringan pankreas pada kondisi diabetes.
Tujuan : Mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun manukan (Rhinacanthus
nasutus (L.) Kurz) terhadap gambaran histopatologi pankreas pada mencit (Mus
musculus) diabetes melitus yang diinduksi aloksan.
Metode : Penelitian ini merupakan studi eksperimental dengan desain posttest
control group. Subjek penelitian adalah mencit jantan (Mus musculus) yang
dibagi ke dalam kelompok kontrol negatif, kontrol positif (aloksan), kelompok
pembanding (metformin 500 mg/kgBB), serta kelompok perlakuan yang diberikan
ekstrak etanol daun manukan dengan dosis 200, 300, 400, dan 500 mg/kgBB.
Penilaian dilakukan melalui pemeriksaan histopatologi pankreas dengan sistem
skoring berdasarkan derajat nekrosis sel β pankreas pada lima lapang pandang
mikroskopik.
Hasil : Kelompok kontrol negatif menunjukkan gambaran histopatologi pankreas
normal tanpa nekrosis sel β. Kelompok kontrol positif menunjukkan peningkatan
nekrosis sel β dengan rerata skor tertinggi. Pemberian ekstrak daun manukan
menunjukkan penurunan derajat nekrosis sel β secara dosis-dependen. Kelompok
perlakuan dosis 500 mg/kgBB memperlihatkan gambaran histopatologi pankreas
yang mendekati normal dengan struktur pulau Langerhans yang lebih baik dan
proporsi nekrosis sel β yang lebih rendah dibandingkan kelompok perlakuan dosis
lebih rendah.
Kesimpulan : Pemberian ekstrak daun manukan (Rhinacanthus nasutus (L.)
Kurz) berpengaruh terhadap perbaikan gambaran histopatologi pankreas pada
mencit diabetes melitus yang diinduksi aloksan, dengan efek paling optimal pada
dosis 500 mg/kgBB. Ekstrak ini berpotensi berperan dalam perlindungan dan
perbaikan sel β pankreas pada kondisi diabetes melitus.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Diabetes melitus, Rhinacanthus nasutus, histopatologi pankreas, selβ, aloksan |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Program Studi Kedokteran Umum |
| Depositing User: | Suci Yasefia |
| Date Deposited: | 24 Feb 2026 01:52 |
| Last Modified: | 24 Feb 2026 01:52 |
| URI: | http://repository.unbrah.ac.id/id/eprint/2350 |
