SALSABILLA, NPM : 2210070100093 (2026) GAMBARAN KARAKTERISTIK DAN KUALITAS HIDUP PASIEN LANSIA DENGAN KEJADIAN POLIFARMASI DI RSI SITI RAHMAH PADANG. Other thesis, UNIVERSITAS BAITURRAHMAH PADANG.
SKRIPSII SALSABILLA-1-53.pdf
Download (1MB)
SKRIPSII SALSABILLA-54-59.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (300kB)
SKRIPSII SALSABILLA-60-111.pdf
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang: Polifarmasi merupakan kondisi yang sering terjadi pada lansia
seiring dengan meningkatnya prevalensi penyakit kronis dan kebutuhan
penggunaan obat jangka panjang. Kondisi ini berpotensi berkaitan dengan
perubahan kualitas hidup lansia yang mencakup aspek fisik, psikologis, dan sosial.
Pemahaman mengenai karakteristik lansia dengan kejadian polifarmasi, termasuk
jenis penyakit dan jenis obat yang digunakan, serta gambaran kualitas hidupnya,
penting sebagai dasar perencanaan dan evaluasi pelayanan kesehatan geriatri.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik dan
kualitas hidup pasien lansia dengan kejadian polifarmasi di RSI Siti Rahmah
Padang.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain potong
lintang (cross-sectional). Sampel penelitian berjumlah 54 pasien lansia dengan
kejadian polifarmasi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data
karakteristik responden meliputi usia, jenis kelamin, status gizi (IMT), tingkat
kerentaan, pendidikan, pekerjaan, status tinggal, dan status pengasuhan. Kualitas
hidup diukur menggunakan kuesioner EQ-5D-5L. Analisis data dilakukan secara
univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 60–69
tahun (50,0%), berjenis kelamin perempuan (59,3%), memiliki status gizi baik
(72,2%), tingkat kerentanan pra-renta (48,1%), pendidikan menengah (48,1%),
tidak bekerja (92,6%), tinggal bersama keluarga (90,7%), serta melakukan
pengasuhan diri sendiri (85,2%). Jenis penyakit yang paling banyak ditemukan
adalah penyakit kardiovaskular, terutama hipertensi, diikuti oleh dislipidemia,
diabetes melitus, penyakit jantung koroner, dan gagal jantung. Jenis obat yang
paling sering digunakan meliputi antihipertensi, diikuti antiplatelet dan
antikolesterol. Kualitas hidup pasien lansia dengan kejadian polifarmasi sebagian
besar berada pada kategori baik (33,3%) dan sedang (31,5%). Kualitas hidup
kategori sedang hingga baik lebih banyak ditemukan pada lansia muda dan madya,
perempuan, dengan status gizi baik, tingkat kerentanan pra-renta, pendidikan
menengah, tidak bekerja, tinggal bersama keluarga, serta melakukan pengasuhan
diri sendiri.
Kesimpulan: Pasien lansia dengan kejadian polifarmasi di RSI Siti Rahmah
Padang umumnya memiliki kualitas hidup pada kategori sedang hingga baik.
Gambaran kualitas hidup tersebut berkaitan dengan karakteristik sosiodemografi,
kondisi klinis, jenis penyakit yang diderita, serta jenis obat yang digunakan
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | EQ-5D-5L, kualitas hidup, lansia, polifarmasi. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Program Studi Kedokteran Umum |
| Depositing User: | Suci Yasefia |
| Date Deposited: | 06 Feb 2026 03:34 |
| Last Modified: | 06 Feb 2026 03:34 |
| URI: | http://repository.unbrah.ac.id/id/eprint/2336 |
