HUBUNGAN ANTARA DISLIPIDEMIA DENGAN NON ALCOHOLIC FATTY LIVER DISEASE PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DAN NON DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSI SITI RAHMAH PADA TAHUN 2025

nuzul ramadhaniel, npm : 2210070100056 (2026) HUBUNGAN ANTARA DISLIPIDEMIA DENGAN NON ALCOHOLIC FATTY LIVER DISEASE PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DAN NON DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSI SITI RAHMAH PADA TAHUN 2025. Other thesis, UNIVERSITAS BAITURRAHMAH PADANG.

[thumbnail of Nuzul Ramadhaniel_2210070100056 125 donee-1-64.pdf] Text
Nuzul Ramadhaniel_2210070100056 125 donee-1-64.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Nuzul Ramadhaniel_2210070100056 125 donee-65-78.pdf] Text
Nuzul Ramadhaniel_2210070100056 125 donee-65-78.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (263kB)
[thumbnail of Nuzul Ramadhaniel_2210070100056 125 donee-79-93.pdf] Text
Nuzul Ramadhaniel_2210070100056 125 donee-79-93.pdf

Download (676kB)

Abstract

Latar Belakang: Non Alcoholic Fatty Liver Disease (NAFLD) merupakan salah satu penyakit hati kronik yang banyak ditemukan dan berhubungan erat dengan gangguan metabolik, terutama dislipidemia dan diabetes melitus tipe 2 (DMT 2). Dislipidemia berperan dalam patogenesis NAFLD melalui peningkatan akumulasi lemak di hati yang diperberat oleh resistensi insulin, khususnya pada pasien dengan DMT 2. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dislipidemia dengan kejadian NAFLD pada pasien DMT 2 dan non DMT
2 di RSI Siti Rahmah Padang tahun 2025. Metode: Penelitian dilakukan dalam ruang lingkup bidang ilmu radiologi dan penyakit dalam dengan menggunakan desain penelitian observasional analitik, sedangkan pendekatan yang digunakan adalah desain penelitian cross sectional prospective. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling pada populasi pasien dislipidemia di Rumah Sakit Islam Siti Rahmah pada tahun 2025 yang telah mengalami penyaringan kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Maret
Desember 2025. Data sampel dianalisis secara univariat dan bivariat yang disajikan dalam bentuk tabel. Analisis bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil dianggap signifikan jika nilai p<0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian NAFLD pada pasien DMT 2 dengan dislipidemia ditemukan pada 19 pasien (63,33%), sedangkan pada pasien non DMT 2 dengan dislipidemia kejadian NAFLD ditemukan pada 10 pasien (33,33%). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara dislipidemia dengan kejadian NAFLD pada pasien DMT 2 dan non DMT 2 dengan nilai p = 0,02 (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara dislipidemia dengan kejadian NAFLD pada pasien DMT 2 dan non DMT 2 di RSI Siti Rahmah Padang, dengan kejadian NAFLD lebih tinggi pada pasien dislipidemia dengan DMT 2. Dislipidemia merupakan faktor penting yang berperan dalam terjadinya NAFLD, terutama pada pasien dengan gangguan metabolik seperti DMT 2.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Dislipidemia, NAFLD, Diabetes Melitus Tipe 2, Ultrasonografi
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran > Program Studi Kedokteran Umum
Depositing User: Suci Yasefia
Date Deposited: 03 Feb 2026 08:02
Last Modified: 03 Feb 2026 08:02
URI: http://repository.unbrah.ac.id/id/eprint/2321

Actions (login required)

View Item
View Item