FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI KENAGARIAN KAPEH PANJI JAYA TALAOK KABUPATEN PESISIR SELATAN TAHUN 2025

NANDITO ADI PUTRA, NPM. 2110070120024 (2025) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI KENAGARIAN KAPEH PANJI JAYA TALAOK KABUPATEN PESISIR SELATAN TAHUN 2025. Other thesis, UNIVERSITAS BAITURRAHMAH.

[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf - Published Version

Download (264kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf - Published Version

Download (334kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf - Published Version

Download (350kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (453kB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (264kB)
[thumbnail of BAB 6.pdf] Text
BAB 6.pdf - Published Version

Download (225kB)
[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf - Published Version

Download (126kB)
[thumbnail of FULL SKRIPSI _ Nandito.pdf] Text
FULL SKRIPSI _ Nandito.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Berdasarkan laporan Puskesmas Koto Barapak pada tahun 2024 balita yang
mengalami ISPA di Kenagarian Kapeh Panji Jaya Talaok sebanyak 43,2%. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian
ISPA pada balita di Kenagarian Kapeh Panji Jaya Talaok Kabupaten Pesisir Selatan tahun
2025.
Jenis penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan desaian cross
sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2024 – April 2025 di
Kenagarian Kapeh Panji Jaya Talaok Kabupaten Pesisir Selatan. Sampel dalam penelitan
ini sebanyak 76 responden diambil menggunakan teknik simple random sampling.
Pengolahan data menggunakan SPSS dengan uji statistik yang digunakan adalah uji chisquare. Penelitian ini menggunakan variabel diantaranya variabel dependen yakni kejadian
ISPA pada balita dan variabel independen yakni pengetahuan ibu, sikap ibu, kebiasaan
merokok anggota keluarga didalam rumah dan penggunaan obat nyamuk bakar.
Hasil penelitian didapatkan 63,2% balita mengalami ISPA, 61,8% ibu mempunyai
pengetahuan kurang baik, 51,3% ibu mempunyai sikap kurang baik, 56,6% adanya
kebiasaan merokok anggota keluarga di rumah, 56,6% adanya penggunaan obat nyamuk
bakar didalam rumah. Hasil analisis bivariat, adanya hubungan bermakna antara
pengetahuan ibu dengan P-value = 0,001, sikap ibu dengan P-value = 0,000, kebiasaan
merokok anggota keluarga didalam rumah dengan P-value = 0,002 dan penggunaan obat
nyamuk bakar dengan P-value = 0,000 dengan kejadian ISPA pada balita.
Petugas kesehatan perlu memberikan edukasi kepada ibu balita mengenai
permasalahan penyakit ISPA guna untuk meningkatkan pemahaman ibu balita. Ibu balita
perlu meningkatkan pemahaman mengenai ISPA mulai dari penyebab, pencegahan, gejala
maupun hal lainnya yang berkaitan dengan ISPA, dengan menggali informasi di internet
maupun konsultasi dengan petugas kesehatan. Anggota keluarga sebaiknya tidak merokok
didalam rumah ataupun didekat balita guna untuk mencegah terjadinya ISPA pada balita
dan kepada peneliti selanjutnya diharapkan dapat menggali faktor risiko lain agar
memberikan pemahaman yang lebih komprehensif dan menemukan Solusi yang inovatif.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: ISPA, Balita
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Muqtadirurrijal Muqta
Date Deposited: 14 Jan 2026 03:12
Last Modified: 14 Jan 2026 03:12
URI: http://repository.unbrah.ac.id/id/eprint/2306

Actions (login required)

View Item
View Item