ALNOSY DINIARI ASAMAYA, NPM : 2110070120037 (2025) HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN SKABIES PADA SANTRI PONDOK PESANTREN DARUL QUR’AN AL IRSYADIAH KABUPATEN MERANGIN TAHUN 2025. Other thesis, UNIVERSITAS BAITURRAHMAH PADANG.
SKRIPSI MAYA (1)-1-47.pdf - Published Version
Download (850kB)
SKRIPSI MAYA (1)-48-58.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (461kB)
SKRIPSI MAYA (1)-59-106.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Skabies merupakan gangguan lapisan permukaan kulit yang disebabkan oleh faktor
kondisi lingkungan dan kebersihan perseorangan. Skabies disebabkan oleh tungau
Sarcoptes scabies. Berdasarkan data dari Kabupaten Merangin menunjukkan angka skabies
tertinggi pertama pada tahun 2022 sebesar 414 kasus. Tujuan penelitian untuk mengetahui
hubungan pengetahuan dan personal hygiene dengan kejadian skabies pada santri Pondok
Pesantren Darul Qur’an Al Irsyadiah Kabupaten Merangin tahun 2025.
Jenis penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. Penelitian ini
dilakukan pada April-Juli 2025 di Pondok Pesantren Darul Qur’an Al Irsyadiah Kabupaten
Merangin Jambi. Populasi adalah seluruh santri kelas VII dan VIII Pondok Pesantren Darul
Qur’an Al Irsyadiah berjumlah 215 orang. Besar sampel 69 orang diambil dengan teknik
proportional random sampling. Pengolahan data menggunakan aplikasi komputerisasi.
Analisis data secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan
uji Chi square.
Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 53,6% santri mengalami skabies, 62,3%
santri memiliki pengetahuan kurang baik, dan 50,7% santri memiliki personal hygiene
kurang baik. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan (p-
value = 0,007) dan personal hygiene (p-value = 0,002) dengan kejadian skabies pada santri.
Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan
antara pengetahuan dan personal hygiene dengan kejadian skabies pada santri. Disarankan
adanya kerjasama lintas sektor dengan petugas kesehatan untuk memberikan edukasi dan
sosialisasi terkait kejadian skabies dan cara pencegahannya. Perlunya peningkatan kegiatan
edukasi atau penyuluhan yang diberikan oleh guru dan bekerjasama dengan petugas
kesehatan terkait kejadian skabies, pencegahan, dan cara penularannnya di pondok
pesantren, serta adanya media edukasi seperti poster yang diberikan kepada santri agar
santri lebih giat memahami kejadian skabies, pencegahan, dan cara penularan yang dapat
dilakukan oleh santri di pondok pesantren.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pengetahuan, Personal Hygiene, Skabies, Santri |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Suci Yasefia |
| Date Deposited: | 27 Nov 2025 08:09 |
| Last Modified: | 27 Nov 2025 08:09 |
| URI: | http://repository.unbrah.ac.id/id/eprint/2275 |
