PENGARUH DOSIS RADIASI TERHADAP JUMLAH LEUKOSIT ERITROSIT DAN TROMBOSIT PADA PENDERITA KANKER SERVIKS SEBELUM DAN SESUDAH RADIOTERAPI

NURMAYANA, NPM : 2210070140021 (2025) PENGARUH DOSIS RADIASI TERHADAP JUMLAH LEUKOSIT ERITROSIT DAN TROMBOSIT PADA PENDERITA KANKER SERVIKS SEBELUM DAN SESUDAH RADIOTERAPI. Diploma thesis, UNIVERSITAS BAITURRAHMAH PADANG.

[thumbnail of KTI_Nurma_38-1-55.pdf] Text
KTI_Nurma_38-1-55.pdf - Published Version

Download (630kB)
[thumbnail of KTI_Nurma_38-56-68.pdf] Text
KTI_Nurma_38-56-68.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (206kB)
[thumbnail of KTI_Nurma_38-69-94.pdf] Text
KTI_Nurma_38-69-94.pdf - Published Version

Download (844kB)

Abstract

Radioterapi merupakan salah satu metode pengobatan kanker yang
menggunakan radiasi pengion dosis tinggi untuk menghancurkan sel kanker.
Namun, selain menargetkan sel kanker, radiasi juga dapat memengaruhi sel normal,
termasuk sel darah seperti leukosit, eritrosit, dan trombosit. Penurunan jumlah sel
darah tersebut dapat menyebabkan gangguan sistem imun, anemia, dan gangguan
pembekuan darah pada pasien kanker serviks. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh radiasi terhadap jumlah leukosit, eritrosit, dan trombosit pada
pasien kanker serviks sebelum dan sesudah radioterapi di Instalasi Radioterapi
RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan
retrospektif menggunakan data sekunder dari rekam medis pasien kanker serviks
stadium IIB–IIIB yang menjalani radioterapi dengan total dosis 50 Gy dalam 25
fraksi. Sampel penelitian berjumlah 18 pasien yang dipilih dengan teknik purposive
sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji
paired sample t-test dan Wilcoxon signed rank test untuk melihat perbedaan jumlah
leukosit, eritrosit, dan trombosit sebelum dan sesudah radioterapi
Hasil penelitian menunjukkan terjadi penurunan rata-rata jumlah leukosit
dari 10,18 ribu/μL menjadi 6,81 ribu/μL, eritrosit dari 3,92 juta/μL menjadi 3,55
juta/μL, dan trombosit dari 253,72 ribu/μL menjadi 181,39 ribu/μL setelah
radioterapi. Uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan (p < 0,05)
antara jumlah leukosit, eritrosit, dan trombosit sebelum dan sesudah radioterapi.
Kesimpulan penelitian ini adalah Radiasi yang diberikan melalui radioterapi linac
pada pasien kanker serviks berpengaruh signifikan terhadap penurunan jumlah
leukosit, eritrosit, dan trombosit. Hasil ini menunjukkan pentingnya pemantauan
komponen darah secara berkala selama pelaksanaan radioterapi untuk mencegah
komplikasi hematologis

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Radiasi, Radioterapi, Kanker Serviks, Leukosit, Eritrosit, Trombosit
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Vokasi > Program Studi Radiologi
Depositing User: Suci Yasefia
Date Deposited: 18 Nov 2025 05:25
Last Modified: 18 Nov 2025 05:25
URI: http://repository.unbrah.ac.id/id/eprint/2257

Actions (login required)

View Item
View Item