Salfarah Fadilla, 2110070110066 (0002) FORMULASI DAN UI SITOTOKSISITAR GEL KOMBINASI MADU AKASIA DAN LIDAH BUAYA PADA SEL HOFA (HUMAN DERMAL FIBROBLAS ADULT). Other thesis, UNIVERSITAS BAITURRAHMAH.
![[thumbnail of Salfarah Fadilla.pdf]](https://repository.unbrah.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
Salfarah Fadilla.pdf
Download (949kB)
Abstract
Gel kombinasi madu akaasa dan lidah buaya adalah Barmilasi
topikal yang menggabungkan sifat terapeutik kedua bahan alami untuk mendukung penyembuhan luka ekstraoral Madu akasia memiliki sifat antimikroba, antiinflaması, dan regeneratif yang dapat mempercepat pembentukan jaringan baru serta melindungi luka dari infeksi Lidah buaya mengandung polisakarida, aloin yang berperan penting dalam regenerasi sel, meningkatkan produksi kolagen. Penelitian ini meneruskan eksplorasi potensi kombinasi kedus bahan tersebut, yang sebelumnya telah terbukti efektif dalam mendukung regenerasi jaringan Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan formulasi gel kombinası madu akasta dan lidah buaya serta mengevaluasi efek sitotoksisitasnya terhadap sel fibroblas kulit manusia dewasa (HDFA) Metode Penelitian eksperimental in vitro mi menggunakan metode AMIT Assay untuk mengukur viabilitas sel fibroblas yang terpapar formulasi gel Gel diformulasikan dalam tiga konsentrasi (32,5%, 37,5%, dan 42,5%) dan diuji untuk mengevaluasi toksisitasnya terhadap sel HDFA Hasil: Formulası gel dengan konsentrasi 32.5% menunjukkan viabilitas sel sebesar 79,72% (tidak toksik) namun formulasi dengan konsentrasi 37,5% dan 42.5% menunjukkan viabilitas sel yang lebih rendah, masing-masing sebesar 51.81% dan 47,47%, yang tergolong cukup toksik.
Kesimpulan: Gel kombinasi madu akasia dan lidah buaya pada konsentrasi 32,5% memiliki sıfat tidak toksik dan aman digunakan untuk mendukung regenerasi jaringan fibroblast, namun pada konsentrasi tinggi, formulasi menunjukkan efek toksik yang perlu diperhatikan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengembangkan formulası yang lebih aman dan efektif
Item Type: | Thesis (Other) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | madu akasia, lidah buaya, sitotoksisitas, fibroblas,luka ekstra Oral. |
Subjects: | R Medicine > RK Dentistry |
Divisions: | Fakultas Kedokteran Gigi > Program Studi Kedokteran Gigi |
Depositing User: | Aprina Wisrianti, SE aprina |
Date Deposited: | 14 Mar 2025 06:38 |
Last Modified: | 14 Mar 2025 06:38 |
URI: | http://repository.unbrah.ac.id/id/eprint/2017 |