Ernita Putri Nesia, 2110079110021 (2025) GAMBARAN KORTIKAL MANDIBULA PADA PENDERITA DOWN SYNDROME DILIHAT DARI RADIOGRAFI PANORAMIK DIGITAL. Other thesis, UNIVERSITAS BAITURRAHMAH.
![[thumbnail of Ernita Putri Nesia.pdf]](https://repository.unbrah.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
Ernita Putri Nesia.pdf
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang Down Syndrome (DS) merupakan kelainan kromosos yang paling sering terindi, dengan prevalensi 11000 hingga 11.100 kelahiran kodup Data terbaru dari Survei Kesehatan lodonesia menunjukkan prevalensi DS sebesar 0.26% pada anak usia 0-59 bulan, dengan prevalensi di Sumatera Barat wrzatat 0.19%. Penderita DS menunjukkan karakteristik kraniofasial yang khas, termasuk perubahan pada struktur mandibula yang dapat mempengaruhi perencanaan perawatan gigi dan muhit Penilaian kualitas tulang mandibula menjadi penting Jalam berbagai prosedur kedokteran gigi, namin penelitian mengenai ketebalan kortikal mandibula pada penderita DS masih terbatas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kortikal mandibula pada penderita Down ndrome menggunakan radiografi panoramik digital Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan tekuk pengambilan sampel purposive sampling Penelitian dilakukan terhadap 20 penderita Down Syndrome di Sekolah Luar Biasa (SLB) Kota Padang Pengukuran ketebalan kortikal mandibula dilakukan secara bilateral menggunakan teknik Mental Index pada radiografi panoramik digital dengan software AIS Pengukuran dilakukan pada kedua sisi kortikal mandibula sehingga diperoleh total 40 sampel pengukuran Hasil: Rata-rata ketebalan kortikal mandibula adalah 3,39 mm, dengan ketebalan sısı kanan (3.39 mm) dan sısı kırı (3,4 mm). Dari 20 subjek penelitian, 19 orang memilika ketebalan kortikal mandibula normal (>3,2 mm) dan 1 orang mengalami osteopenia (2.5-3.2 mm) Tidak ditemukan kasus osteoporosis (<2,5 mm) Kesimpulan: Mayoritas penderita Down Syndrome memiliki ketebalan kortikal mandibula dalam rentang normal dengan nilai yang relatif seimbang antara sısı kanan dan kiri. disertai 1 kasus osteopenia, tanpa ditemukan kasus osteoporosis. Temuan ini memiliki implikası penting dalam perencanaan perawatan gıgı dan mulut pada penderita Down Syndrome
Item Type: | Thesis (Other) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Down Syndrome, kortikal mandibula, Mental Index, radiografi panoramik digital |
Subjects: | R Medicine > RK Dentistry |
Divisions: | Fakultas Kedokteran Gigi > Program Studi Kedokteran Gigi |
Depositing User: | Aprina Wisrianti, SE aprina |
Date Deposited: | 14 Mar 2025 06:27 |
Last Modified: | 14 Mar 2025 06:27 |
URI: | http://repository.unbrah.ac.id/id/eprint/1991 |