PERBANDINGAN RADIOGRAF PEMERIKSAAN PETROMASTOID PROYEKSI AXIOLATERAL METODE HENSCHEN, METODE SCHULLER, DAN METODE LYSHOLM UNTUK MEMPERLIHATKAN ANATOMI YANG LEBIH INFORMATIF

DIMAS ANUGRAH PRATAMA, 2110070140014 (2024) PERBANDINGAN RADIOGRAF PEMERIKSAAN PETROMASTOID PROYEKSI AXIOLATERAL METODE HENSCHEN, METODE SCHULLER, DAN METODE LYSHOLM UNTUK MEMPERLIHATKAN ANATOMI YANG LEBIH INFORMATIF. Other thesis, UNIVERSITAS BAITURRAHMAH.

[thumbnail of DIMAS ANUGRAH PRATAMA 21.pdf] Text
DIMAS ANUGRAH PRATAMA 21.pdf

Download (2MB)

Abstract

INTISARI

Salah satu pemeriksaan penting dalam bidang kesehatan adalah radiografi petromastoid, yang bertujuan menampilkan bagian anatomi petromastoid termasuk mastoid antrum, meatus akustikus eksternus (MAE), prosesus mastoid, dan rongga udara mastoid secara jelas dan informatif. Radiografi petromastoid dilakukan menggunakan beberapa metode proyeksi axiolateral yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tiga metode radiografi proyeksi axiolateral, yaitu metode Henschen, Schuller, dan Lysholm, guna menentukan metode mana yang menghasilkan gambaran anatomi petromastoid yang paling informatif dan berkualitas tinggi.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimental, melibatkan tiga sampel pasien yang menjalani pemeriksaan petromastoid di RSUD Padang Pariaman, serta lima dokter spesialis radiologi sebagai penilai hasil radiografi. Data dikumpulkan melalui pencitraan radiografi petromastoid dari ketiga metode serta pengisian kuesioner oleh responden, yang bertujuan mengukur tingkat kejelasan masing-masing bagian anatomi yang ditampilkan. Pengolahan data dilakukan enggunakan uji statistik Friedman untuk mengevaluasi perbedaan signifikan dalam kejelasan dan kualitas gambar anatomi yang dihasilkan oleh masing-masing metode.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Schuller, dengan sudut penyudutan 25°, memberikan gambaran anatomi petromastoid yang paling jelas dan lengkap dibandingkan metode Henschen dan Lysholm. Metode Schuller menunjukkan nilai rata-rata tertinggi dalam memperlihatkan mastoid antrum, MAE, prosesus mastoid, dan rongga udara mastoid. Selain itu, metode ini dinilai lebih unggul dari segi kenyamanan pasien serta kemudahan dalam menghasilkan citra anatomi yang informatif. Berdasarkan hasil tersebut, metode Schuller diidentifikasi sebagai metode yang paling optimal untuk pemeriksaan petromastoid, baik untuk tujuan diagnostik maupun peningkatan kualitas pelayanan radiologi.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: DIMAS ANUGRAH PRATAMA
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Vokasi > Program Studi Radiologi
Depositing User: A.Md Neldaharani
Date Deposited: 03 Mar 2025 14:48
Last Modified: 03 Mar 2025 14:48
URI: http://repository.unbrah.ac.id/id/eprint/1953

Actions (login required)

View Item
View Item