Irwadi, Prodi Sarjana Terapan Keperawatan Anesetsiologi, Fakultas Vokasi and Tosi Rahmadhian, Prodi Administrasi Rumah Sakit, Fakultas Ilmu Kesehatan, Univers and Muhammad Rizki Saputra, Prodi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Baiturrahmah and Fatimah, Prodi Sarjana Terapan Keperawatan Anesetsiologi, Fakultas Vokasi (2025) PELATIHAN DAN EDUKASI PENANGANAN AWAL GAWAT DARURAT PADA ORANG AWAM DI SEKOLAH. JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM),, 8 (7). pp. 3466-3479. ISSN 2615-0921
PELATIHAN DAN EDUKASI PENANGANAN AWAL GAWAT DARURAT PADA.pdf
Download (539kB)
Abstract
Kejadian kegawatdaruratan dapat terjadi di mana saja termasuk di lingkungan
sekolah yang merupakan tempat dengan risiko tinggi bagi murid mengalami
cedera atau kondisi darurat medis. Data menunjukkan bahwa 20% cedera pada
anak terjadi saat jam sekolah dengan jenis cedera yang umum mencakup luka
lecet, terkilir, patah tulang hingga kondisi seperti pingsan, tersedak, dan
mimisan. Sehingga membutuhkan pertolongan awal yang cepat dan tepat
terhadap korban dapat menyelamatkan nyawa dan mencegah komplikasi lebih
lanjut. Ketidaksiapan lingkungan sekolah, termasuk murid, dan guru dalam
menangani keadaan ini dapat memperburuk keadaan anak sebelum mendapat
pertolongan medis lebih lanjut. Kondisi saat ini masih banyak murid dan guru
disekolah lainnya belum memiliki pengetahuan serta keterampilan dasar dalam
penanganan kegawatdaruratan. Dengan demikian upaya promotif dan preventif
seperti edukasi dan pelatihan menjadi sangat penting. Tujuan kegiatan ini untuk
meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam penanganan awal
kegawatdaruratan. Metode kegiatan ini berupa penyuluhan, pelatihan dan
simulasi. Untuk membantu dan pengingat sekolah diberikan modul panduan
penanganan kegawatdaruratan bagi orang awam. Hasil pre-test, menujukan
bahwa sebanyak 90% murid belum paham penanganan awal kegawatdaruratan,
setelah dilakukan penyuluhan dan pelatihan hasil post-test menunjukan adanya
peningkatan paham murid cara penanganan awal kejadian kegawatdaruratan
sebesar 65,0%. Hasil ini menujukan bahwa pelatihan berbasis simulasi efektif
meningatkan pengetahuan dan pemahaman guru, siswa, dan karyawan sekolah
bagaimana cara pertolongan awal seperti pingsan, tersedak, mimisan, patah
tulang, dan terkilir dilingkungan sekolah MAN 1 Pesisir Selatan
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kegawatdaruratan, Pengetahuan Siswa, Pertolongan Pertama |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Vokasi > Program Studi Keperawatan Anestesiologi |
| Depositing User: | Suci Yasefia |
| Date Deposited: | 20 Oct 2026 03:54 |
| Last Modified: | 20 Oct 2026 03:54 |
| URI: | http://repository.unbrah.ac.id/id/eprint/2541 |
