SONIA, NPM: 2110073130833 (2024) ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADA NY.S DENGAN GANGGUAN PERSEPSI SENSORI HALUSINASI PENDENGARAN DI RUANGAN MELATI RUMAH SAKIT JIWA PROF.HB.SAANIN PADANG TAHUN 2024. Other thesis, UNIVERSITAS BAITURRAHMAH.
SONIA.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
SONIA-15-22.pdf - Published Version
Download (197kB)
SONIA-23-59.pdf - Published Version
Download (428kB)
SONIA-60-65.pdf - Published Version
Download (112kB)
SONIA-66-112.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (432kB)
SONIA-113-118.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (186kB)
SONIA-119-121.pdf - Published Version
Download (102kB)
SONIA-122-123.pdf - Published Version
Download (282kB)
Abstract
Halusinasi pendengaran adalah mendengar suara - suara ataupun percakapan
lengkap antara dua orang atau lebih dimana klien diminta melakukan sesuatu yang
kadang membahayakan (Madepan et al., 2021). Data dari rekam medis Profesor
H.B. Sanin Padang Provinsi Sumatera Barat: Jumlah penderita gangguan jiwa pada
tahun 2022 sebanyak 7.204 jiwa, menurun menjadi 6.810 jiwa pada tahun 2023,
Kategori diagnosis pertama adalah halusinasi (5.842 orang)
Tujuan dari penelitian ini adalah mampu menerapkan asuhan keperawatan
jiwa pada Ny. S dengan masalah gangguan persepsi sensori halusinasi pendengaran
di ruangan melati rumah sakit jiwa Prof.HB. Saanin Padang. Asuhan keperawatan
jiwa dilakukan pada tanggal 16-21 April 2024 Ditemukan data pada Ny.S yaitu
klien mengatakan merusak alat rumah tangga, mengurung diri dikamar, bicara dan
tertawa sendiri, menangis sendiri tanpa sebab, banyak bermenung, mendengar
bisikan yang menyuruhnya untuk bunuh diri, mondar mandir dalam rumah, curiga
terhadap orang lain yang seolah-olah membicarakannya.
Setelah dilakukan asuhan keperawatan jiwa pada Ny.S Masalah
keperawatan yang didapatkan Gangguan persepsi sensori halusinasi pendengaran,
Risiko Perilaku Kekerasan, dan Isolasi Sosial. Pada pembahasan ditemukan
beberapa kesenjangan dengan kasus ini seperti pada bagian aktivitas motorik
diteoritis ditemukan klien dapat melakukan aktivitas sehari-hari di RSJ secara
mandiri, pada kasus peneliti tidak menemukan seperti diteoritis karena saat
penelitian bagian aktivitas motorik klien tampak gelisah dan juga klien suka
menyendiri serta jarang berinteraksi dengan orang lain dan ada kesenjangan pada
Implementasinya yaitu adanya perobahan jam dalam melakukan sp, tidak
melakukan SP kepada keluarga dikarenakan keluarga klien tidak pernah membesuk
klien di Rumah Sakit.
Kesimpulan yang didapatkan dari pelaksanaan Strategi Pelaksanaan (SP)
selama 4 hari pada Ny. S yaitu adanya perubahan positif pada klien berkat usaha
yang dilakukan peneliti dengan menjalin trust,penampilan peneliti, cara komunikasi
terapeutik peneliti sehinga penelitian ini berjalan dengan lancar hingga akhir.
Penelitian ini diharapkan dapat digunakan pada peneliti selanjutnya sebagai
panduan agar lebih mahir dalam melakukan asuhan keperawatan utamanya pada
pasien dengan gangguan halusinasi.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Asuhan Keperawatan Jiwa Halusinasi Pendengaran. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Akademi Keperawatan > Program Studi Keperawatan |
| Depositing User: | Muqtadirurrijal Muqta |
| Date Deposited: | 19 Jun 2026 03:44 |
| Last Modified: | 19 Jun 2026 03:44 |
| URI: | http://repository.unbrah.ac.id/id/eprint/2456 |
