ANNISA SEPTIANA, NPM : 2110073130838 (2024) ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN Ny E DENGAN POST OP LAPARATOMI ATAS INDIKASI KISTA OVARIUM DI RUANG RAWAT KEBIDANAN RSI SITI RAHMAH PADANG TAHUN 2024. Other thesis, UNIVERSITAS BAITURRAHMAH.
ANNISA SEPTIANA.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
ANNISA SEPTIANA-16-21.pdf - Published Version
Download (168kB)
ANNISA SEPTIANA-22-56.pdf - Published Version
Download (313kB)
ANNISA SEPTIANA-57-61.pdf - Published Version
Download (220kB)
ANNISA SEPTIANA-62-97.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (378kB)
ANNISA SEPTIANA-98-104.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (167kB)
ANNISA SEPTIANA-105-107.pdf - Published Version
Download (152kB)
ANNISA SEPTIANA-108-109.pdf - Published Version
Download (212kB)
Abstract
Kista ovarium adalah benjolan yang berisi cairan dan tumbuh di dalam
indung telur. Pertumbuhan kista ovarium terjadi karena perubahan kadar hormon
selama siklus menstruasi. Kasus Kista Ovarium pada wanita di Indonesia pada
tahun 2015 mengalami peningkatan hingga 37,2% dan pada tahun 2018
dilaporkan sebanyak 13.310, dan dengan angka kematian hingga 7.842 orang
meninggal (Roswati, 2022).
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penatalaksanaan
asuhan keperawatan pada pasien post operasi laparatomi atas indikasi kista
ovarium pada Ny.E diruang Kebidanan RSI Siti Rahmah Padang. Metode
penelitian ini merupakan studi kasus berdasarkan pelaksanaan asuhan
keperawatan. Proses asuhan keperawatan yang dilakukan selama tiga hari mulai
dari pengkajian pasien, analisis data dan penetapan diagnosa keperawatan,
perencanaan intervensi keperawatan, rencana pelaksanaannya, dan melakukan
evaluasi berdasarkan tujuan keperawatan.
Setelah diberikan intervensi selama 3 hari berdasarkan SIKI serta
kolaborasi pemberian farmakologi, antibiotik, analgetik serta terapi nonfarmakologi dengan manajemen nyeri dengan masalah keperawatan nyeri akut
dapat teratasi dengan menurunnya skala nyeri dari skala 6 menjadi 2 dan pasien
mampu melakukan mobilisasi dengan mandiri.
Hasil studi kasus menunjukan pemberian intervensi berdasarkan standar
intervensi keperawatan, kolaborasi farmakologi dan relaksasi nafas dalam dapat
mengatasi masalah keperawatan nyeri akut dan gangguan pola tidur serta masalah
mobilitas fisik serta mencegah resiko infeksi. Pengaplikasian intervensi ini
disarankan untuk dilakukan secara rutin dan selanjutnya dapat diteliti dengan
membandingkan dengan intervensi lainnya.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Akademi Keperawatan > Program Studi Keperawatan |
| Depositing User: | Muqtadirurrijal Muqta |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 07:28 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 07:28 |
| URI: | http://repository.unbrah.ac.id/id/eprint/2440 |
