RISMA MELIANA SAPUTRI, NPM : 2210073130863 (2025) ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN.I DENGAN CLOSE FRAKTUR CRURIS SINISTRA TERPASANG GIPS DIRUANG RAWAT INAP IMAM BONJOL RUMAH SAKIT TK. III DR. REKSODIWIRYO KOTA PADANG TAHUN 2025. Other thesis, UNIVERSITAS BAITURRAHMAH.
RISMA MELIANA SAPUTRI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
RISMA MELIANA SAPUTRI-17-24.pdf - Published Version
Download (178kB)
RISMA MELIANA SAPUTRI-25-64.pdf - Published Version
Download (299kB)
RISMA MELIANA SAPUTRI-65-70.pdf - Published Version
Download (174kB)
RISMA MELIANA SAPUTRI-71-120.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (365kB)
RISMA MELIANA SAPUTRI-121-131.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (184kB)
RISMA MELIANA SAPUTRI-132-135.pdf - Published Version
Download (168kB)
RISMA MELIANA SAPUTRI-136-138.pdf - Published Version
Download (227kB)
Abstract
Fraktur merupakan salah satu penyebab utama cacat, yang disebabkan oleh
trauma benturan atau kekerasan. Salah satu jenis fraktur yang sering dijumpai
adalah fraktur cruris. Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2019
mengungkapkan bahwa prevalensi fraktur di dunia yaitu 440 juta orang.
Berdasarkan data rekam medis di Rumah Sakit TK.III Dr. Reksodiwiryo
Padang,Tahun 2024 pada bulan September-Desember 2024 Jumlah pasien yang
mengalami fraktur sebanyak 49 kasus.
Tujuan penelititan ini agar mampu melakukan Asuhan Keperawatan pada
pasien Close Fraktur Cruris Sinistra di Ruang Rawat Inap Imam Bonjol Rumah
Sakit Tk III Dr. Reksodiwiryo Padang Tahun 2025.Jenis penelitian yang
digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan rancangan
studi kasus. Yang dilakukan pada tanggal 9 – 12 Juni 2025.
Hasil penelitian dari 6 diagnosa keperawatan secara teori didapatkan 3
diagnosa pada pasien Tn. I yaitu nyeri akut,gangguan mobilitas fisik dan risiko
perfusi perifer tidak efektif .Proses asuhan keperawatan dilakukan 4 hari
ditemukan adanya keluhan setelah pemasangan gips, klien mengatakan nyeri
hilang timbul seperti ditusuk-tusuk dengan skala nyeri 6 (tampak meringis,
gelisah dan menunjukkan lokasi nyeri), klien mengeluh tidak bisa tidur.
Dari asuhan keperawatan yang dilakukan masalah keperawatan nyeri akut
dan risiko perfusi perifer tidak efektif teratasi Sebagian , gangguan mobilitas fisik
belum teratasi . Peneliti memberikan saran untuk pasien agar penelitian ini
diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan dan mencegah terjadinya
komplikasi close Fraktur Cruris
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Akademi Keperawatan > Program Studi Keperawatan |
| Depositing User: | Muqtadirurrijal Muqta |
| Date Deposited: | 17 Jun 2026 02:47 |
| Last Modified: | 17 Jun 2026 02:47 |
| URI: | http://repository.unbrah.ac.id/id/eprint/2425 |
