INTAN PERMATASARI, NPM: 2210073130849 (2025) ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADA AN. A DENGAN GANGGUAN PERSEPSI SENSORI HALUSINASI PENDENGARAN DI RUANG ANAK REMAJA RUMAH SAKIT JIWA PROF. HB. SAANIN PADANG TAHUN 2025. Other thesis, UNIVERSITAS BAITURRAHMAH.
INTAN PERMATASARI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
INTAN PERMATASARI-15-24.pdf - Published Version
Download (425kB)
INTAN PERMATASARI-25-86.pdf - Published Version
Download (789kB)
INTAN PERMATASARI-87-93.pdf - Published Version
Download (513kB)
INTAN PERMATASARI-94-159.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
INTAN PERMATASARI-160-164.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (247kB)
INTAN PERMATASARI-165-167.pdf - Published Version
Download (348kB)
INTAN PERMATASARI-168-170.pdf - Published Version
Download (511kB)
Abstract
Remaja merupakan kelompok usia yang rentan mengalami gangguan
kesehatan jiwa akibat berbagai faktor seperti tekanan sosial, perubahan hormonal,
dan konflik psikososial. Sekitar 1,3 miliar orang di dunia, atau 16% dari total
populasi, adalah remaja berusia 10 hingga 19 tahun mengalami Skizofrenia.
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran asuhan keperawatan jiwa
pada An. A yang mengalami gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran
di ruang anak remaja Rumah Sakit Jiwa Prof. HB. Saanin Padang.
Tujuan dari penelitian ini adalah mampu menerapkan asuhan keperawatan
jiwa pada An. A dengan masalah gangguan persepsi sensori halusinasi
pendengaran di ruangan anak remaja rumah sakit jiwa Prof.HB. Saanin Padang.
Asuhan keperawatan jiwa dilakukan selama 6 hari pada tanggal 05-10 Juni 2025
dengan cara pengkajian, analisis data, merumuskan diagnosa, intervensi,
implementasi dan evaluasi berdasarkan tujuan keperawatan.
Setelah dilakukan asuhan keperawatan jiwa pada An. A, ditemukan
masalah keperawatan: halusinasi pendengaran, risiko perilaku kekerasan, harga
diri rendah, dan defisit perawatan diri. Rencana keperawatan yang disusun sesuai
dengan teori, termasuk perencanaan SP 1-4. Namun, terdapat kesenjangan pada
implementasi, khususnya intervensi kepada keluarga. Intervensi keluarga hanya
terlaksana pada diagnosa halusinasi SP 1-4, karena ada kunjungan dari anggota
keluarga, sementara untuk diagnosa lainnya tidak terlaksana karena keluarga
hanya menjenguk satu kali.
Kesimpulan yang didapatkan dari pelaksanaan Strategi Pelaksanaan (SP)
selama 6 hari pada An. A yaitu adanya perubahan positif pada klien berkat usaha
yang dilakukan peneliti dengan membina hubungan saling percaya, penampilan
peneliti yang rapi, bersih, sopan, cara komunikasi terapeutik peneliti sehinga
penelitian ini berjalan dengan lancar hingga akhir. Penelitian ini diharapkan dapat
digunakan pada peneliti selanjutnya sebagai panduan agar lebih mahir dalam
melakukan asuhan keperawatan utamanya pada pasien dengan gangguan
halusinasi
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Akademi Keperawatan > Program Studi Keperawatan |
| Depositing User: | Muqtadirurrijal Muqta |
| Date Deposited: | 13 Jun 2026 02:26 |
| Last Modified: | 13 Jun 2026 02:26 |
| URI: | http://repository.unbrah.ac.id/id/eprint/2406 |
