PERBANDINGAN INFORMASI ANATOMI SHOULDER JOINT PROYEKSI TANGENSIAL METODE NEER DENGAN PENYUDUTAN ARAH SINAR 10° DAN 15° CAUDAL

ECCHA AZALIA, NPM. 2210070140060 (2025) PERBANDINGAN INFORMASI ANATOMI SHOULDER JOINT PROYEKSI TANGENSIAL METODE NEER DENGAN PENYUDUTAN ARAH SINAR 10° DAN 15° CAUDAL. Other thesis, UNIVERSITAS BAITURRAHMAH.

[thumbnail of Repository hanya menyediakan metadata dan abstrak skripsi. Naskah lengkap (full text) tidak dapat diakses, dibaca, maupun diunduh secara daring.] Text (Repository hanya menyediakan metadata dan abstrak skripsi. Naskah lengkap (full text) tidak dapat diakses, dibaca, maupun diunduh secara daring.)
KTI echa azalia 060.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)
[thumbnail of KTI echa azalia 060-19-24.pdf] Text
KTI echa azalia 060-19-24.pdf - Published Version

Download (586kB)
[thumbnail of KTI echa azalia 060-25-43.pdf] Text
KTI echa azalia 060-25-43.pdf - Published Version

Download (969kB)
[thumbnail of KTI echa azalia 060-44-63.pdf] Text
KTI echa azalia 060-44-63.pdf - Published Version

Download (829kB)
[thumbnail of KTI echa azalia 060-64-81.pdf] Text
KTI echa azalia 060-64-81.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of KTI echa azalia 060-82-83.pdf] Text
KTI echa azalia 060-82-83.pdf - Published Version

Download (478kB)
[thumbnail of KTI echa azalia 060-84-85.pdf] Text
KTI echa azalia 060-84-85.pdf - Published Version

Download (479kB)

Abstract

Pemeriksaan radiografi shoulder joint penting untuk menilai struktur
anatomi sendi bahu, khususnya dalam mendeteksi sindrom impingement. Proyeksi
shoulder joint tangensial pasien berdiri Posterior Anterior tubuh dirotasikan 45°
dengan menggunakan alat fiksasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
perbedaan hasil radiograf antara perbedaan penyudutan arah sinar 10° dan 15°
caudal, khususnya dalam menampilakan anatomi shoulder joint secara optimal.
Penelitian dilakukan secara kuantitatif eksperimental di Instalasi Radiologi
RSI Ibnu Sina Padang pada bulan Oktober 2025. Berdasarkan populasi 3 bulan
terakhir sebanyak 28 orang, terdapat 4 orang pasien laki-laki yang dijadikan sampel
sesuai dengan kriteria inklusi. Hasil radiograf dinilai dengan 5 orang dokter
spesialis radiologi menggunakan lembar kuisioner berisiempat pertannyaan utama
yaitu Coracoacromial Outlet, Caput Humerus, Acromioclavicular Joint dan
Scapula. Alat yang digunakan pesawat sinar-x, digital radiography, printer,
detector, film dan alat fiksasi 45°. Data dianalisis dengan uji Wilcoxon melalui
aplikasi SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyudutan arah sinar 15° caudal
dengan nilai rata-rata (mean) 13.75 menghasilkan gambaran anatomi yang lebih
jelas dibandingkan 10° caudal dengan nilai rata-rata (mean) 11.05. Pada arah sinar
15° caudal tampak coracoacromial outlet tidak superposisi dengan caput humerus,
acromiclavicular joint celah sendi terlihat terbuka dan scapula tidak terlihat
tumpang tindih. Dengan p value = (<0,05), yang berarti ada perbedaan signifikan
antara kedua arah sinar.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Radiogarf Shoulder Joint, Proyeksi Tangensial, Metode Neer, Arah Sinar 10° dan 15° Caudal.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Vokasi > Program Studi Radiologi
Depositing User: Muqtadirurrijal Muqta
Date Deposited: 21 Jul 2026 04:10
Last Modified: 21 Jul 2026 04:10
URI: http://repository.unbrah.ac.id/id/eprint/2391

Actions (login required)

View Item
View Item