FUJI RAHAYU, NPM : 2110070150002 (2025) PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN RAMBAI (Baccaurea motleyana Mull. Arg.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus novergicus). Other thesis, UNIVERSITAS BAITURRAHMAH.
SKRIPSI FUJI RAHAYU-67-72.pdf - Published Version
Download (242kB)
SKRIPSI FUJI RAHAYU-66.pdf - Published Version
Download (197kB)
SKRIPSI FUJI RAHAYU-59-65.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (265kB)
SKRIPSI FUJI RAHAYU-53-58.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (315kB)
SKRIPSI FUJI RAHAYU-42-52.pdf - Published Version
Download (409kB)
SKRIPSI FUJI RAHAYU-23-41.pdf - Published Version
Download (543kB)
SKRIPSI FUJI RAHAYU-19-22.pdf - Published Version
Download (359kB)
SKRIPSI FUJI RAHAYU.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Luka bakar merupakan cedera kulit yang serius dan memerlukan
penanganan khusus karena dapat menyebabkan infeksi, jaringan parut, hingga
kecacatan. Daun rambai (Baccaurea motleyana Mull. Arg.) diketahui mengandung
senyawa aktif seperti flavonoid, fenolik, dan terpenoid yang memiliki potensi
sebagai agen penyembuh luka. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh pemberian ekstrak etanol daun rambai terhadap penyembuhan luka bakar
pada tikus putih jantan serta menentukan konsentrasi paling efektif dalam
penyembuhan luka bakar pada tikus putih jantan. Metode: Eksperimental dengan
rancangan pre-post test control group design. Sebanyak 25 ekor tikus putih jantan
dibagi kedalam 5 kelompok, yaitu kelompok kontrol negatif (basis gel), kontrol
positif (gel bioplacenton), dan tiga kelompok perlakuan dengan gel ekstrak etanol
daun rambai dengan konsentrasi 4%, 8%, dan 10%. Diameter luka diukur pada hari
ke-0, 3, 7, dan 14 menggunakan jangka sorong digital. Data analisis menggunakan
ANOVA satu arah dan dilanjutkan uji Duncan. Hasil: Hasil penelitian
menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun rambai dengan konsentrasi 10%
memberikan efek penyembuhan terbaik dibandingkan dengan konsentasi lainnya,
meskipun masih dibawah efektifitas kontrol positif. Perbedaan diameter luka antar
kelompok secara statistik signifikan (p < 0,05) terutama pada hari ke -7 dan 14.
Kesimpulan: Ekstrak etanol daun rambai berpengaruh terhadap penyembuhan luka
bakar pada tikus putih jantan, dengan konsentrasi 10% sebagai konsentrasi yang
paling efektif dalam mempercepat penyembuhan luka
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Daun rambai, luka bakar, penyembuhan luka, tikus putih |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Farmasi Klinis |
| Depositing User: | Muqtadirurrijal Muqta |
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 02:56 |
| Last Modified: | 21 Jul 2026 02:56 |
| URI: | http://repository.unbrah.ac.id/id/eprint/2389 |
