FIOLA ANGRAINI, NPM. 2210070140011 (2025) PENGARUH ARAH SINAR TERHADAP BENTUK ANATOMI PROCESUS CORACOID PROYEKSI ANTEROPOSTERIOR AXIAL DENGAN VARIASI PENYUDUTAN 150 300 DAN 450 CRANIALLY. Other thesis, UNIVERSITAS BAITURRAHMAH.
Fiola Angraini-NPM 2210070140011.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Fiola Angraini-NPM 2210070140011-14-18.pdf - Published Version
Download (190kB)
Fiola Angraini-NPM 2210070140011-19-36.pdf - Published Version
Download (446kB)
Fiola Angraini-NPM 2210070140011-37-50.pdf - Published Version
Download (405kB)
Fiola Angraini-NPM 2210070140011-51-60.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (765kB)
Fiola Angraini-NPM 2210070140011-61-62.pdf - Published Version
Download (186kB)
Fiola Angraini-NPM 2210070140011-63-64.pdf - Published Version
Download (224kB)
Abstract
Procesus coracoid adalah struktur tulang yang berbentuk kait yang
menonjol kearah antero lateral dari aspek superior leher scapula.Permasalahan
pada penelitian ini yaitu membuktikan penyudutan mana yang lebih bagus untuk
memperlihatkan gambaran procesus coracoid dengan variasi arah sinar15°, 30°,
dan 45° cranially.Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan gambaran
anatomi procesus coracoid dengan variasi penyudutan sinar-X 15°, 30°, dan 45°
cranially, serta menentukan sudut terbaik untuk visualisasi anatomi tersebut.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan study
eksperimental.Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Islam Siti Rahmah pada
bulan agustus 2025 dengan jumlah sampel sebanyak 3 orang sampel.Kemudian
dilakukan pemeriksaan procesus coracoid terhadap 3 orang sampel dengan variasi
arah sinar 15°, 30°, dan 45° cranially.Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap 3
orang sampel kemudian hasil radiograf procesus coracoid di nilai melalui
kuesioner yang diberikan kepada 13 responden.
Hasil radiograf Procesus coracoid dianalisis menggunakan uji Friedman.
Hasil menunjukkan adanya perbedaan signifikan kualitas gambaran pada ketiga
variasi penyudutan 15°, 30°, dan 45° cranially (p < 0,05), dari ketiga penyudutan
tersebut yang paling optimal dalam memperlihatkan gambaran procesus coracoid
adalah penyudutan 15° cranially dengan nilai mean rank yaitu (11,99),karena
pada penyudutan 150 cranially dapat memperlihatkan gambaran procesus
coracoid dengan jelas dan bebas superposisi dengan tulang clavicula.Sedangkan
pada penyudutan 300 cranially dengan nilai mean rank (10,88) dan penyudutan
450 cranially dengan nilai mean rank (9,86) tidak dapat memperlihatkan
gambaran procesus coracoid yang lebih optimal karena adanya superposisi
dengan clavicula dan gambaran procesus coracoid yang lebih memanjang
sehingga terjadi elongasi.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | procesus coracoid, variasi penyudutan, kualitas radiograf |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions: | Fakultas Vokasi > Program Studi Radiologi |
| Depositing User: | Muqtadirurrijal Muqta |
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 03:58 |
| Last Modified: | 21 Jul 2026 03:58 |
| URI: | http://repository.unbrah.ac.id/id/eprint/2388 |
